Selasa, 06 Juli 2021

Puisi - Aamiin Semoga Rahmat

(Sumber Foto: WallpaperAccess)


Aamiin Semoga Rahmat

Nampak tak ada sepiring nasi di bawah tudung saji
Hanya ada teko air dengan setengah isi
Kalau ku ingat, tak sesuap pun ku makan hari ini
Tetapi kenapa terasa perutku tetap terisi?

Kukira sudah seminggu tak bekerja lagi
Karena memang tak ada peluang yang ku temui
Khawatir akan hari esok selalu menghantui
Tetapi kenapa ada saja yang datang memberi rizki? 

Aku pikir aku ini orang yang jahat
Jangankan memberi, mendoakan orang lainpun tak sempat
Hati iri dan hasud selalu terbesit di setiap tempat
Tetapi kenapa badanku ini terus selamat dan sehat? 

Akupun lupa kapan terakhir ku beribadah
Tak pernah lagi tangan ini bertemu dan menengadah
Sembari berdoa tak tau arah
Tetapi kenapa yang ku ingin selalu mudah? 

Takut ini semua adalah istidraj semata
Seperti yang dibilang banyak ulama
Tapi adapula gelandangan yang tak terima
Dan kupilih saja untuk tetap berbaik sangka

Akupun mengaminkan kepercayaanku sendiri
Bahwasanya Tuhanku memang Maha Pemberi
Dan ini semua berkat Rahmat sang Ilahi
Lalu untuk mengakhiri keraguanku ini

Aku berbisik sendiri dalam hati
Aamiin.. Aamiin.. Semoga ini Rahmatmu Ya Robbi..


Rachmat Agung Pambudi
Cilacap, 5 Juli 2021

________________________

Ini adalah hasil karya sobat pustaka. Jika kamu memiliki karya yang ingin kami abadikan, silakan hubungi kami melalui formulir yang sudah kami sediakan di kolom contact. Terima kasih. Panjang umur literasi!

0 komentar

Posting Komentar